Harap TUnggu Sebentar....

DATA COVID-19 KABUPATEN ROKAN HILIR

34760

Total Pelaku Perjalanan

Karantina
242
Discarded
34518
4221

Total Kontak Erat

Karantina
50
Discarded
4171
21

Total Suspek

Dirawat
13
Discarded
8

1006

Total Positif Covid-19

Dirawat
0
Sembuh
950
Isolasi RS
0
Isolasi dirumah
29
Meninggal
27
3

Total Probable

Probable
3

CORONA VIRUS

Apa itu Corona Virus (COVID-19)

Virus 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, baik bayi, anak-anak, orang dewasa, lansia, ibu hamil, maupun ibu menyusui. Infeksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara.

Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Data Sebaran Covid-19 Rokan Hilir

Kecamatan Data Tracking COVID-19 Rokan Hilir ( Terakhir Update Tanggal : 28 Januari 2021 )
Pelaku Perjalanan Jumlah Kontak Erat Jumlah Suspek Probable Positif Covid
Karantina Dirumah Selesai Karantina Masih Karantina Discarded Dirawat Discarded Dirawat Sembuh Isolasi RS Isolasi Rumah Kematian
Pukesmas Bagansiapiapi 0 4609 9 1911 5 3 0 0 289 0 4 4
Pukesmas Bagan Punak 0 725 2 0 0 0 0 0 49 0 0 0
Pukesmas Sinaboi 8 1229 0 217 0 0 0 0 15 0 0 0
Pukesmas Pedamaran 0 201 0 0 0 0 0 0 12 0 0 0
Pukesmas Bantaian 0 340 1 23 0 0 0 0 11 0 0 1
Pukesmas Rimba Melintang 13 622 0 120 0 1 0 0 42 0 0 2
Pukesmas Bangko Kanan 0 611 0 180 0 0 0 0 10 0 2 1
Pukesmas Bangko Jaya 14 758 1 68 0 0 0 0 18 0 5 0
Pukesmas Tanah Putih 0 701 0 62 0 1 0 0 21 0 0 1
Pukesmas Sedinginan 0 327 14 533 0 0 0 0 184 0 10 7
Pukesmas Tanjung Medan 8 508 0 29 0 0 0 0 56 0 0 1
Pukesmas Pujud 95 965 0 77 0 0 0 0 43 0 1 0
Pukesmas Rantau Kopar 0 91 0 15 0 0 1 0 14 0 0 0
Pukesmas Balai Jaya 12 1323 0 0 0 0 0 0 26 0 0 1
Pukesmas Bagan Batu 19 2236 20 864 8 3 2 0 113 0 7 5
Pukesmas Bortrem 4 3149 0 0 0 0 0 0 9 0 0 0
Pukesmas Simpang Kanan 0 4062 3 0 0 0 0 0 17 0 0 1
Pukesmas Rantau Panjang Kiri 0 4975 0 1 0 0 0 0 5 0 0 1
Pukesmas Teluk Merbau 0 5888 0 0 0 0 0 0 9 0 0 2
Pukesmas Penipahan 69 1198 0 71 0 0 0 0 7 0 0 0
Sub Jumlah 242 34518 50 4171 13 8 3 0 950 0 29 27
JUMLAH 34760 4221 21 3 979

Gejala Infeksi Covid-19

Waspadai Gejala Covid-19 ,Jika anda mengalami hal dibawah ini silahkan hubungi Layanan Kesehatan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir

Demam Tinggi

Mengalami Demam yang sangat Tinggi

Tenggorokan Sakit

Mengalami Sakit Tenggorokan Atau Peradangan

Batuk Kering

Mengalami Batuk Kering Dengan Intensitas Tinggi

Bersin

Mengalami Bersin Bersin

Sesak Nafas

Mengalami Sesak Nafas

Muntah

Mengalami Muntah

Pencegahan Penyebaran COVID-19

Beberapa Cara Menjaga Penyebaran covid-19

Selalu Cuci Tangan

Selalu Melakukan Cuci Tangan dan Menjaga Kebersihan Tangan

Pakai Masker

Selalu Menggunakan Masker Untuk Menjaga Virus Masuk Dari mulut & hidung

Hindari Kontak Langsung

Mejaga Kontak Langsung Dengan Orang Lain

Tetap Dirumah

Tetap Dirumah Agar Terhindar Dari Covid-19

Gunakan Sabun & hand sanitizer

Selalu Bawa Sabun & hand sanitizer Unruk Sterilisasi

Konsultasi Pada Dokter

Lakukan Konsultasi Pada Dokter Apabila Mengalami Gejala Covid-19

Frequently Asked Questions

Beberapa Pertanyaan Yang Sering Diajukan Oleh Masyarakat Tentang Corona Virus

Coronavirus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Pada manusia biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan, mulai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernafasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Coronavirus jenis baru yang ditemukan pada manusia sejak kejadian luar biasa muncul di Wuhan Cina, pada Desember 2019, kemudian diberi nama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-COV2), dan menyebabkan penyakit Coronavirus Disease-2019 (COVID-19).
COVID-19 disebabkan oleh SARS-COV2 yang termasuk dalam keluarga besar coronavirus yang sama dengan penyebab SARS pada tahun 2003, hanya berbeda jenis virusnya. Gejalanya mirip dengan SARS, namun angka kematian SARS (9,6%) lebih tinggi dibanding COVID-19 (kurang dari 5%), walaupun jumlah kasus COVID-19 jauh lebih banyak dibanding SARS. COVID-19 juga memiliki penyebaran yang lebih luas dan cepat ke beberapa negara dibanding SARS.
Gejala umum berupa demam ≥380C, batuk kering, dan sesak napas. Jika ada orang yang dalam 14 hari sebelum muncul gejala tersebut pernah melakukan perjalanan ke negara terjangkit, atau pernah merawat/kontak erat dengan penderita COVID-19, maka terhadap orang tersebut akan dilakukan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut untuk memastikan diagnosisnya. Daftar negara terjangkit dapat dipantau melalui http://infeksiemerging.kemkes.go.id.
Seperti penyakit pernapasan lainnya, COVID-19 dapat menyebabkan gejala ringan termasuk pilek, sakit tenggorokan, batuk, dan demam. Sekitar 80% kasus dapat pulih tanpa perlu perawatan khusus. Sekitar 1 dari setiap 6 orang mungkin akan menderita sakit yang parah, seperti disertai pneumonia atau kesulitan bernafas, yang biasanya muncul secara bertahap. Walaupun angka kematian penyakit ini masih rendah (sekitar 3%), namun bagi orang yang berusia lanjut, dan orang-orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya (seperti diabetes, tekanan darah tinggi dan penyakit jantung), mereka biasanya lebih rentan untuk menjadi sakit parah. Melihat perkembangan hingga saat ini, lebih dari 50% kasus konfirmasi telah dinyatakan membaik, dan angka kesembuhan akan terus meningkat.
Seseorang dapat terinfeksi dari penderita COVID-19. Penyakit ini dapat menyebar melalui tetesan kecil (droplet) dari hidung atau mulut pada saat batuk atau bersin. Droplet tersebut kemudian jatuh pada benda di sekitarnya. Kemudian jika ada orang lain menyentuh benda yang sudah terkontaminasi dengan droplet tersebut, lalu orang itu menyentuh mata, hidung atau mulut (segitiga wajah), maka orang itu dapat terinfeksi COVID19. Atau bisa juga seseorang terinfeksi COVID-19 ketika tanpa sengaja menghirup droplet dari penderita. Inilah sebabnya mengapa kita penting untuk menjaga jarak hingga kurang lebih satu meter dari orang yang sakit. Sampai saat ini, para ahli masih terus melakukan penyelidikan untuk menentukan sumber virus, jenis paparan, dan cara penularannya. Tetap pantau sumber informasi yang akurat dan resmi mengenai perkembangan penyakit ini.
Tempat Rujukan Kecamatan Alamat Telp